Saat ini marak para politisi beronline. Mereka membuka diri di internet, antara lain lewat Facebook, dll.
Apa manfaatnya untuk kita? Bisakah mereka lalu lebih mampu mendengar suara masyarakat yang disampaikan lewat blog atau facebooknya?
Bisakah mereka jadi lebih dekat dengan masyarakat?
Atau ini hanya menjadi ajang mengikuti trend sekaligus berpromosi diri saja?
Sebuah pertanyaan yang barangkali akan dijawab dengan anggukan.
FesBuker..
Salah satu problem para politisi kita adalah sulitnya mendapatkan informasi pembanding dari luar gedung Senayan, itu terjadi karena, antara lain jadual rapat yang sangat padat, dan pemanfaatan waktu reses yang tidak optimal.
Membuka situs; blog, plurk, facebook, dll, adalah sarana awal untuk bersiap mendapatkan sisi lain itu.
Keterbukaan akses ini, lambat laun akan mendekatkan mereka dengan suara-suara yang berbeda dari masyarakat yang diwakilinya. Dari situ kebijaksanaan yang lebih berwawasan multi pandangan akan tercapai. Tidak sempit -apalagi hanya memikirkan kelompok dan suara partainya semata.
Memang tidak ada sesuatu yang bisa selesai dalam satu hari. Semuanya membutuhkan proses.
Selamat datang di dunia online, dunia di mana kita bisa langsung 'broad' pikiran dan catatan ke seluruh alam maya, tetapi sebetulnya juga menjadi sangat individual. Sehingga rupa rupa pandangan akan semarak datang bertubi-tubi sampai pada halaman web, blog, dan sarana-sarana lain internet yang dimiliki para politikus ini!
Selamat 'menghandle' komentar-komentar itu dengan baik, politikusi!
Dan..., jika sang politikus bisa melakukannya, dia adalah masa depan kita itu.
Jadi.., bravo politikus online!
KORAN FESBUK's Fan Box
14 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



1 komentar:
tapi sekarang yg terjadi semua politikus yang bahkan ga ngerti internet pada ikutan facebook. trend obama nampaknya terlalu meluas..
Posting Komentar