KORAN FESBUK's Fan Box

14 September 2008

WASIT ACAKADUT ……!!

Wednesday, April 18, 2007


Kacau! Kita dirugikan wasit! Skor 2 – 3. PSM dapat 2 penalti. Rusuh banget, Kang!”

Hyoga Pratama, wartawan TB yang bertugas ke Makassar untuk meliput Piala Yusuf, mengirim SMS kepada saya, begitu wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan Persib – PSM. Saya memang minta bantuan Hyoga untuk segera mengirim sms begitu pertandingan berakhir, soalnya siaran langsung RRI tiba-tiba berhenti saat skor 2 – 2. Redaksi di Mohammad Ramdan kelimpungan mencari informasi akhir, saat bobotoh krung kring dan sms bertanya skor..

***


Seringkali sebuah turnamen di dalam negeri diwarnai oleh keputusan-keputusan kontroversial wasit. Tuan rumah selalu diuntungkan, dan team tamu ngegel curuk dirugikan.. Ujungnya, mutu turnamen di dalam negeri terus memburuk.

Tekanan penyelenggara termasuk penonton, memang seringkali membuat keputusan wasit sangat menjengkelkan. Kalau hanya bersandar kepada target juara dan kemenangan semata, kita nyaris tidak akan memetik pelajaran apa-apa.

Oleh karena itu, seperti saya tulis minggu lalu, adalah penting untuk menjadi pemenang. Tetapi kita juga harus siap menerima situasi paling jelek. Sesungguhnya, menang dengan sikap bermain dan penonton yang baik, adalah kemenangan yang sebenar-benarnya. Dan Persib melakukan itu di Makassar kemarin. Bermain habis-habisan sampai kemudian bobotoh marah betul ketika wasit kita lihat bertindak amburadul ngaco dan acakadut!!.


Okay, hari ini mungkin kita sudah tidak terlalu marah dengan wasit itu, sekarang kita harus mulai berfikir: Ada pertandingan-pertandingan tandang yang harus kita hadapi saat Liga bergulir nanti. Kelakuan wasit ngaco mungkin akan kita hadapi lagi. Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Di tengah, Cabanas harus lebih taktis mengirim bola ke duo Babe. Harus bola-bola jadi, bukan bola liar yang sulit dieksekusi dan menghabiskan banyak energi untuk mengontrolnya. Jangan biarkan juga Barkoui kelelahan mencari bola sampai ke belakang. Latihan aliran antar unit mungkin yang harus diintensifkan Iurie. . Persib harus terampil membuat banyak goal pada tandang.

Di belakang, tackling-tackling keras harus diperhalus dengan segera membabat habis bola yang mengalir ke daerah kita sebelum masuk area penalti. Patricio harus bermain lugas. Tidak ada gocek-gocek yang bisa membahayakan gawang sendiri itu.

Bobotoh, masukkan teknis di atas datang dari Rukma, Pemain Persib yang adalah sang pembuat sejarah, beliau melesakkan satu goal ke gawang Uni Soviet, saat team nasional melawan Negara yang dulu berjuluk tirai besi itu. Juga dari Encas Tonif, pemain belakang Persib yang sohor dengan kelugasannya, serta si jenderal lapangan tengah yang cerdik Yusuf Bachtiar, Mereka bertiga sengaja diundang dating ke redaksi TB untuk menganalisa lini demi lini hasil pertandingan Persib vs Makasar secara teknis.

Kita harus Juara di Liga 2007!! Bravo Persib!!


Tidak ada komentar: