KORAN FESBUK's Fan Box

14 September 2008

Matematika 4-4-2


Ada bilangan yang lagi ngetop minggu ini: 4-4-2!

Formasi ini sedang hot, bukan karena menjadi nomor toto tiga angka yang keluar minggu ini, tapi karena Kang Iurie mencoba menerapkannya sebagai sebuah taktik laga yang baru dari team Pangeran Biru, setelah bertahun-tahun mengamalkan pola 3-5-2.

Sebagian besar kalangan mengatakan bahwa pola 4-4-2 akan membuat para pemain bergerak lebih dinamis, dan pembagian kerja antar pemain lebih merata. Namun berbeda dengan 3-5-2, yang lebih menekankan penjagaan orang, maka 4-4-2 lebih menitik beratkan kepada penjagaan wilayah.

Pemain bekerja di wilayah diamond, atau ketupat, sehingga area laga nya menjadi lebih luas. Tidak sempit dan lurus naik turun. Tapi tentu, pemain akan harus lebih pintar membaca wilayah jaga, dan…lebih berkeringat!

Dalam konteks ini kita melihat, ada semangat positif yang dibawa Iurie bagi Persib; Menambah kepemilikan langkah untuk dimainkan sebagai penurunan strategi berupa taktik dalam menghadapi lawan. Pola memang menjadi bagian strategi yang vital. Gaya dan pola permainan yang terlalu mudah dibaca, akan membuat musuh lebih gampang mengantisipasi dan menghancurkan kita.

Sun Tzu ahli strategi perang China, mengemukakan: Semakin lawan tidak mengetahui strategi dan taktik kita, maka sebagian kemenangan sudah diperoleh. Sebaliknya, semakin kita memiliki informasi strategi dan taktik lawan, maka sebagian kemenangan juga sudah diperoleh.

Karena itu yang harus dipahami adalah, team harus mempunyai beberapa ketrampilan dalam mengembangkan formasi. Tidak boleh hanya satu style. Kita mesti punya beberapa, termasuk pola bertahan ala grendel Itali sekali pun, ekstrimnya harus kita pelajari.

Masalahnya, memang tidak sederhana, dibutuhkan kecakapan analisis pelatih, kapten di lapangan, dan para pemain yang memiliki intelektual, skill, dan daya tahan fisik tinggi dalam mengahadapi kompetisi berbulan-bulan.

Punyakah skuad Persib dengan kapasitas ini? Secara jujur harus dikatakan; belum.

Rasanya untuk sampai ke tingkat itu memang memerlukan kerja keras yang panjang, serta pemakluman yang mendalam dari kita untuk tidak terlalu mahir mengritik, tapi pandai dalam mendukung dan mengapresiasi sekecil apa pun langkah Persib untuk selalu memperbaiki diri.

Jadi, langkah Iurie untuk mengajari pola 4-4-2, harus kita apresiasi.

Hayu, laga memang masih belum dimulai, tetapi kerja keras kita semua harus dimulai dari sekarang. Sebab kalau tidak, kita akan menerima kesedihan tak berkesudahan.

Bravo Pangeran Biru!

Tidak ada komentar: