KORAN FESBUK's Fan Box

14 September 2008

KAMI BERUBAH


Terimakasih kami sampaikan kepada anda, yang telah berkenan membantu kami lewat polling yang telah diselenggarakan dalam pengambilan keputusan untuk mempercepat penggantian jenis kertas Tabloid Bobotoh dari HSSD menjadi NPSD (News Paper Standard). Sehingga mulai edisi ke-17 ini , anda akan memperoleh Tabloid Bobotoh dengan menggunakan kertas standard surat kabar, dan bukan lagi kertas putih.


Sidang pembaca yth, semenjak awal, sebenarnya kami sangat ingin untuk langsung menggunakan kertas koran sebagai medium tabloid ini, karena format TB yang padat tulisan akan menjadi tidak nyaman jika dicetak pada kertas putih. Akan melelahkan mata.

Juga, karena sources bahan pembuatannya yang makin terbatas, jenis kertas putih pada masa yang akan datang harganya akan jauh melampaui harga kertas koran. Sebagai bandingan, koran-koran dan tabloid besar baik di dalam dan di luar negeri sangat menjauhi jenis kertas putih, karena pertimbangan di atas. Itulah mengapa, kemudian mereka mampu memberikan jumlah halaman yang tebal kepada pembacanya, karena biaya produksi bisa ditekan. Itu juga keinginan kami untuk dapat terus memanjakan bobotoh sekalian ke depan, bagaimana TB bisa hadir lekas, lengkap, dan tuntas.

Mengapa kertas HSSD kami pilih? HSSD adalah jenis “tengah-tengah” antara kertas putih dan kertas koran. Kertas yang kami pilih sebagai kompromi antara pasar dan positioning kami.

Dalam perjalanannya, banyak masukkan kepada kami dari pembaca agar TB menggunakan kertas putih disertai catatan tidaklah mengapa harga TB naik, namun kami belum bisa memenuhi tuntutan itu. Karena target kami adalah, bagaimana TB bisa dibaca oleh sebanyak-banyaknya masyarakat Jawa Barat. Pembaca harus bisa mendapatkan TB dengan harga terjangkau.

Untuk itulah, setelah 15 edisi, kami mencoba mengukur seberapa besar resistensi kepada TB apabila merubah kertas, maka kami mencoba melakukan polling. Hasilnya, ternyata dari 321 peserta yang mengirim masukan, 289 menyatakan setuju kertas berubah, dan sisanya (32) tidak. 100 orang pengirim sms pertama, kami muat pada kolom sebelah untuk mendapatkan hadiah subsidi tiket. Tentu hadiah yang sangat tidak berarti dibanding peran serta anda menuntun kami dalam membuat keputusan.

Kemudian, karena pembaca mayoritas menyetujui perubahan, maka dengan serta merta pula kami langsung mempercepat perubahan kertas, mulai edisi ini. Kami tampil full color, dan 2 minggu sekali kami berikan bonus poster dengan bahan art paper, agar anda bisa memajangnya dalam waktu yang lama.


Tidak ada komentar: